Langsung ke konten utama

KONFIGURASI DHCP, SSH, dan NTP pada VMWARE

Haiii teman-teman, pada kesempatan ini saya akan memberikan sedikit tutorial tentang bagaimana cara mengkonfigurasi DHCP, SSH, dan NTP pada VMware. Semoga konten ini bermanfaat bagi kalian semua;). Selamat membaca:)

A. Cara Konfigurasi DHCP pada VMware

1. Pertama kita lakukan konfigurasi IP pada Virtual Machine yang kita gunakan


2. Langkah selanjutnya ketikan perintah Eject untuk menganti DVD 1 menjadi DVD 2


3. Ganti DVD 1 menjadi DVD 2 dengan cara klik kanan pada Virtual Machine yang sedang kita jalankan → Settings


4. Pilih dan masukkan ISO Debian Disk DVD 2Open


5. Pastikan Ceklist pada kolom ConnectedOK


6. Ketikkan perintah apt-cdrom add untuk mengetahui ISO Debian yang kita masukkan sudah berhasil atau belum. (Jika sudah berhasil maka akan muncul tulisan Repeat this process for the rest of the CDs in your set)


7. Langkah selanjutnya Install paket software dhcp dengan cara mengetikkan perintah apt-get install dhcp3-server sampai muncul tulisan FAILED


8. Edit file dhcp dengan cara mengetikkan perintah nano /etc/dhcp/dhcpd.conf


9. Akan muncul tampilan seperti gambar dibawah


10. Hilangkan tanda # dari kata subnet sampai tanda }, kemudian ubah dan sesuaikan IP dengan IP yang kita gunakan. Jika sudah selesai save dengan cara menekan tombol kombinasi CTRL + XYEnter


11. Langkah selanjutnya ketikan perintah nano /etc/default/isc-dhcp-server 


12. Akan muncul tampilan seperti gambar dibawah. Pada bagian INTERFACE isikan eth0, kemudian save file yang telah diedit dengan cara menekan tombol kombinasi CTRL + XYEnter


13. Restart konfigurasi DHCP yang telah kita buat/setting dengan mengetikkan perintah service isc-dhcp-server restart


14. Langkah selanjutnya kita setting pada Control Panel. Klik kanan pada VMnet yang kita gunakan → Properties


15. Akan muncul tampilan seperti gambar dibawah. Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4). → Kemudian ceklist pada optain an IPaddress automatically dan optain DNS server address automatically


16. Cek apakah client sudah mendapatkan IP address secara otomatis seperti gambar dibawah, dengan cara klik 2x pada VMnet yang kita gunakan → Details


17. Cek koneksi client dan server dengan mengetikkan perintah ping 192.168.15.2 (IP server)



B. Cara Konfigurasi SSH pada VMware

1. Pada konfigurasi SSH menggunakan DVD 1. Sebelum melakukan konfigurasi lebih lanjut kita eject ISO Debian Disk DVD 2 dan kita ganti dengan ISO Debian Disk DVD 1


2. Ganti DVD 2 menjadi DVD 1 dengan cara klik kanan pada Virtual Machine yang sedang kita jalankan → Settings


3. Pilih dan masukkan ISO Debian Disk DVD 1 → Open


4. Pastikan Ceklist pada kolom Connected → OK


5. Ketikkan perintah apt-cdrom add untuk mengetahui ISO Debian yang kita masukkan sudah berhasil atau belum. (Jika sudah berhasil maka akan muncul tulisan Repeat this process for the rest of the CDs in your set)


6. Selanjutnya Install paket software SSH dengan cara mengetikkan perintah apt-get install openssh-server



7. Edit file SSH dengan cara mengetikkan perintah nano /etc/ssh/sshd_config
*) edit port sesuai keinginan (saya tetap menggunakan port 22/default)
*) jika sudah save dengan cara menekan tombol kombinasi CTRL + XYEnter


8. Restart konfigurasi SSH yang telah kita buat/setting dengan mengetikkan perintah service ssh restart


9. Buka aplikasi PUTTY


10. Akan muncul  tampilan seperti gambar dibawah. Untuk host name isikan IP Server dan port default (22) atau dengan port yang telah kalian setting


11. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar dibawah. Pilih Yes


12. Jika berhasil akan muncul tampilan seperti dibawah. Login dengan root dan masukkan passwordnya


C. Cara Konfigurasi NTP pada VMware

1. Pastikan konfigurasi NTP menggunakan ISO Debian Disk DVD 1

2. Selanjutnya Install paket software NTP dengan cara mengetikkan perintah apt-get install ntp ntpdate


2. Edit file NTP dengan cara mengetikkan perintah pico /etc/ntp.conf


3. Cari tulisan server 0, server 1, server 2, dan server 3 kemudian tambahkan server 127.127.1.0


4. Hilangkan tanda # pada tulisan restrict 192.168.123.0 mask 255.255.255.0 notrust. kemudian ubah IP sesuai dengan network IP yang telah kalian buat. ↓
*) restrict 192.168.15.0 mask 255.255.255.0 nomodify notrap


5. Restart konfigurasi NTP yang telah kita buat/setting dengan mengetikkan perintah service ntp restart


6. Cek  ntp-server local apakah sudah bekerja dengan baik atau belum, dengan mengetikkan perintah ntpq -p.

7. Rubah jam sesuai keinginan, dengan vara mengetikkan perintah date -s "YYYYMMDD HH:MM"


8. Kita uji pada linux debian, dengan cara mengetikkan perintah ntpdate -u 192.168.15.2 (alamat IP)


9. Selanjutnya uji pada komputer client dengan cara buka date and time. atau bisa juga dengan cara klik start → control panelclock and regiondate & time


10. Pilih tab Internet Time → Change settings → OK


11. Ceklist pada kolom Synchronize with an internet time server → Update now
*) jika berhasil maka akan muncul tulisan successfully


12. Gambar dibawah merupakan hasil akhir setelah kita melakukan konfigurasi ntp


Sekian pembahasan tentang konfigurasi DHCP, SSH, dan NTP  pada VMware yang bisa saya bagikan. Selamat mencoba dan semoga berhasil. See you next time with new tutorial:)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Scanner, Sejarah, Jenis, Fungsi, Dan Cara Kerjanya

Apa Itu Scanner??? Scanner merupakan sebuah perangkat tambahan pada komputer yang mana memiliki kegunaan untuk memindai sesuatu berupa gambar foto, atau juga bisa berupa dokumen yang mana nantinya akan diimport ke dalam komputer dan ditampilkan melalui monitor dalam bentuk digital. Sebagaimana arti kata kerja aslinya, yakni ‘to scan’ yang artinya memindai, alat ini bekerja dengan cara memindai setiap bagian lembaran yang menjadi inputnya hingga tidak ada bagian yang tersisa. ‘Bahan baku’ yang diolah oleh scanner merupakan lembaran berkas tipis kasat mata. Setelah lembaran tersebut dipindai, maka keluaran yang diperoleh memiliki bentuk berupa berkas visual berbentuk digital yang ukuran maupun kualitasnya dapat diubah guna mencapai kualitas yang diinginkan oleh penggunanya. Jika kita lihat, sepintas scanner ini memiliki kesamaan dengan mesin fotocopy yang mana juga bekerja dengan cara memindai sesuatu berupa gambar maupun dokumen yang mana nantinya akan didupl...

Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis HUB dalam Jaringan Komputer

PENGERTIAN HUB HUB merupakan sebuah perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 1, atau Physical Layer. Sehingga HUB dapat dikatakan sebagai perangkat utama dalam terhubungnya koneksi jalur komunikasi antar komputer. HUB bekerja sebagai media penyambung ataupun concentrator saja, serta hanya menguatkan sinyal kabel UTP. FUNGSI HUB Fungsi utama dari HUB yaitu sebagai perangkat keras penerima sinyal dari suatu komputer, dan sebagai titik pusat yang menghubungkan semua komputer ke dalam jaringan. Fungsi lainnya dari HUB antara lain: ☆ Sebagai penyambung dan konsentrator ☆ Sebagai media penguat sinyal kabel UTP ☆ Sebagai media yang memfasilitasi penambahan penghilangan ataupun penambahan workstation ☆ Sebagai penambah jarak network ☆ Menyediakan dan memfasilitasi fleksibilitas dengan mensuport interface yang berbeda ☆ Menawarkan feature-feature yang fault tolerance ☆ Memberikan management yang tersentralisasi JENIS HUB Pada dasarnya HUB terbagi atas ...

Ethernet

Pengertian Ethernet dan Ethernet Card Ethernet adalah teknologi jaringan komputer berdasarkan pada kerangka jaringan area lokal (LAN). Sistem komunikasi melalui Ethernet membagi aliran data ke dalam paket individual yang disebut frame. Setiap frame, berisi alamat sumber dan tujuan serta pengecekan error data sehingga data yang rusak dapat dideteksi dan dikirim kembali. Ethernet adalah protokol LAN yang memungkinkan setiap PC “berlomba” untuk mengakses network. Sekarang Ethernet menjadi protokol LAN yang paling populer karena relatif murah dan mudah di-install serta ditangani. Ethernet Card adalah jenis hardware jaringan komputer berupa adaptor, awalnya diciptakan untuk membangun sebuah Local Area Network (LAN). Hal ini digunakan untuk mendukung standar Ethernet untuk koneksi jaringan kecepatan tinggi melalui kabel dalam jaringan atau sering disebut sebagai kartu LAN. Dalam sejarahnya, Ethernet dibuat oleh Xerox di tahun 1976. Ethernet telah disetujui sebagai standar industri p...